Berita Seputar Jawa Barat





Friday, October 28, 2016

Keluarga Bayi Rafael Kesulitan Biaya Operasi Hidrosefalus

Antarajabar.com - Orang tua Rafael Id Zakaria, bayi empat bulan penderita hidrosafalus di Kampung Munjul, Cianjur, Jabar, Kamis menyatakan, kesulitan merawat dan membiayai operasi penanganan pembesaran kepala anaknya.
        
Anak pertama pasangan Nina (30) dan Zakaria (32) di Munjul,Desa Gasol, Kecamatan Cugenang itu, hanya bisa menangis menahan sakit saat terbaring lemas di atas kasur.
        
Sejak bagian kepala Rafael terus membesar, Nina tidak berani menggendong anaknya. Dia hanya bisa memeluk tubuh mungil yang terbaring di atas kasur, dan mengelus-elusnya.      
   
Tubuh anak laki-lakinya itu, terus mengecil sedangkan kepalanya terus membesar karena cairan di kepalanya terbendung.
        
Kelainan di bagian kepala anaknya itu, sudah terlihat sejak tiga pekan terakhir. Sebelumnya Rafael mengalami panas tinggi selama tiga hari.
        
Setelah dibawa ke mantri setempat, dan kemudian disarankan untuk dibawa ke RSHS Bandung, guna mendapatkan penanganan medis.
       
Hal yang sama didapatkannya ketika membawa Rafael ke dokter di Cianjur. Dokter menyarankan segera dibawa ke RSHS Bandung untuk menjalani operasi.  
   
Dokter menyarankan suami Nina membuat kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) sebelum ke Bandung agar meringankan biaya untuk operasi yang sangat mahal.
        
"Namun, untuk membuat kartu Jamkesmas kami terkendala dengan kartu keluarga yang belum kami miliki karena baru pindah dari selatan ke Cugenang," kata Nina seraya menyeka air matanya.
        
Hingga saat ini kartu keluarga yang sedang diurus, sehingga pengobatan untuk Rafael belum bisa dilakukan, sementara kehidupan Nina sehari-hari hanya mengandalkan uang dari suami yang bekerja sebagai buruh serabutan.
        
Dia dan suaminya hanya bisa pasrah menunggu keajaiban.
        
"Seharusnya 3 Oktober, Rafael sudah dibawa ke Bandung, tapi kami tidak punya apa-apa, surat Jamkesmas saja belum jelas apakah bisa kami dapatkan. Saya hanya bisa pasrah dan meminta pada yang Maha Kuasa agar diberikan jalan yang terbaik demi kesembuhan anak kami," katanya.
        
Sejak mengurus surat-surat tersebut, tutur dia, pihak desa hanya berjanji mengusahakan secepatnya dan akan memberikan bantuan, namun hingga saat ini warga yang rumahnya terpisah jarak beberapa ratus meter dari rumah pribadi Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman, hanya bisa menunggu dan pasrah.
        
"Mungkin hanya menunggu keajaiban yang kami tunggu saat ini. Karena uang hasil dari suami yang sehari-hari menjadi sopir tembak hanya cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, 'boro-boro' (jangankan) untuk ke rumah sakit, untuk pembiayaan sehari-hari saja kami sudah sulit," katanya.
   

Editor: Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Keluarga Bayi Rafael Kesulitan Biaya Operasi Hidrosefalus Rating: 4.5 Diposkan Oleh: blue
Terima kasih sudah berkomentar