
"Sebagian daerah sudah kami verifikasi, namun ada laporan kerusakan di daerah lainnya yang harus diverifikasi lagi," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supriani kepada wartawan, Minggu (4/2).
Ia menuturkan, bencana angin puting beliung menerjang permukiman penduduk di sejumlah kecamatan itu terjadi Kamis (1/2), setelah sebelumnya turun hujan deras.
Dia menyebutkan, daerah yang terdampak bencana angin puting beliung itu, yakni Kecamatan Cisaga, Jatinagara, Rajadesa, Ciamis, Cijeungjing, Lakbok, Rancah, Tambaksari, Baregbeg, dan Sukadana.
"Total kalau digabung dengan tiga kecamatan sebelumnya berarti masih ada 480 unit rumah lagi yang belum terverifikasi," katanya pula.
Ia menyebutkan, verifikasi sementara di Kecamatan Cisaga terdapat 114 rumah rusak, terdiri dari lima rumah rusak berat, 18 rusak sedang, dan 85 rusak ringan serta enam rumah belum terverifikasi.
Sedangkan di Kecamatan Jatinagara, kata Ani, tidak ada rumah rusak berat, hanya tercatat 25 rusak sedang dan 220 rusak ringan, sisanya sekitar 245 rumah belum diverifikasi.
Selanjutnya Kecamatan Rajadesa terdapat 17 rumah rusak berat, 37 rumah rusak sedang, dan 219 rumah rusak ringan.
"Total kerusakan yang resmi terverifikasi baru ada 626 unit rumah di tiga kecamatan," katanya lagi.
Dia menjelaskan, belum selesai verifikasi dampak kerusakan bencana itu karena jarak tempuh ke daerah terdampak sangat jauh dari perkotaan.
"Kami pastikan pendataan akan secepatnya diselesaikan," katanya pula.
Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon