
"Selama mengikuti proses kampanye saya harus terbebas dari berbagai fasilitas negara, termasuk rumah dinas bupati. Makanya saya akan pindah ke asal saya, di Pesantren Miftahul Huda (Manonjaya, Tasikmalaya," kata Uu Ruzhanul Ulum, saat dikonfirmasi dari Bandung, Kamis.
Ketika ditanyakan alasan pemilihan pesantren itu, pasangan dari calon gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil (Emil) ini mengatakan dirinya memang terlahir dan besar dari tempat tersebut.
"Sebelum menjabat bupati, saya sehari-harinya tinggal di kawasan pendidikan Islam yang didirikan KH. Choir Affandy ini. Rumah saya memang di situ," kata Uu.
Uu yang juga merupakan cucu dari tokoh ulama di Jawa Barat itu menyatakan, selama masa kampanye Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Jawa Barat dirinya akan lebih sering berkunjung ke Bandung untuk mengikuti agenda tim pemenangannya.
Pasangan Rindu (Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul) memilih rumah tim pemenangan di kawasan Cipaganti, Kota Bandung. "Sehingga meskipun saya tinggal di Tasik, saya akan lebih sering ke Bandung," katanya.
Dia mengaku merasa lebih nyaman pulang-pergi dari Bandung-Tasikmalaya dibanding harus menetap sementara di ibu kota Provinsi Jawa Barat itu dan sebagai putra daerah, politisi PPP ini mengaku tidak tahan berlama-lama meninggalkan kampung halaman.
"Enggak tahu kenapa, saya enggak bisa lama-lama jauh dari rumah dan keluarga," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, jarak Bandung-Tasikmalaya cukup dekat sehingga dirinya semakin mantap untuk memilih cara tersebut. "Sehingga sudah saya pastikan untuk pindah ke Pesantren Miftahul Huda," katanya.
Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon